BAB 6
SABAR MENGHADAPI MUSIBAH DAN UJIAN
Oleh: Muh. Ali Ma'sum, S.Ag, M.Pd.I
Audio: Q.S. Al Baqarah ayat 155-157
Dalam Islam, menghadapi ujian, musibah, atau kesulitan sangat dianjurkan untuk mengucapkan kalimat istirja' (Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un). Ini adalah bentuk sabar dan kepasrahan seorang hamba kepada takdir Allah SWT.
Berikut adalah hadits dan dalil terkait:
1. Hadits Utama tentang Istirja' saat Musibah
Dari Ummu Salamah radhiyallahu 'anha, ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Tidaklah seorang hamba ditimpa musibah lalu ia mengucapkan:إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ، اللهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي، وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا(Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Allahumma’-jurni fi mushibati wa akhlif li khairan minha)"Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kita akan kembali. Ya Allah, berilah pahala dalam musibahku ini dan berilah ganti padaku yang lebih baik darinya."...kecuali Allah akan memberikan pahala dalam musibah yang menimpanya dan menggantinya dengan yang lebih baik." [HR. Muslim no. 918, Abu Dawud, dan Ahmad]
2. Ayat Al-Qur'an tentang Istirja' (Dasar Hukum)
Kalimat istirja' berakar dari Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 155-156:
"...dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un"." [QS. Al-Baqarah: 155-156]
Makna dan Hikmah Istirja'
- Pengakuan Tauhid: Mengakui bahwa diri kita dan segala milik kita adalah milik Allah, sehingga Allah berhak mengambilnya kapan saja.
- Sabar dan Rida: Menunjukkan bahwa kita rida dengan takdir Allah, bukan mengeluh atau menyalahkan keadaan.
- Mendapat Pahala dan Ganti: Berdasarkan hadits di atas, orang yang mengucapkan istirja' dengan tulus akan diberikan pahala atas kesabarannya dan ganti yang lebih baik oleh Allah.
- Ketenangan Hati: Kalimat ini menjadi sandaran jiwa yang memberikan ketenangan saat menghadapi ujian berat.
Kesimpulan: Saat diuji, ucapkanlah Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, diikuti dengan doa mohon pahala dan ganti yang lebih baik agar ujian tersebut menjadi ladang pahala.